Jumat, 15 September 2017

Itu

sakit ketika hanya satu sisi yang berkuasa untuk bisa melepaskan rasa sakit,
sakit ketika hanya aku yang terlihat lemah padahal hati selalu belajar menahan..
iba ketika semua pertahanan runtuh hanya karena tekanan,
kecewa ketika ia hanya tau bahwa aku salah dan tak tau betapa terlukanya aku..

aku tak kuasa mengatakan bahwa bukan hanya dia yang sakit, aku pun juga..
sakit sekali..
mungkin hanya Tuhan yang tahu seberapa besar rasa sakit itu,
sedari aku kecil, aku sudah berada di bawah tekanan, apapun yang aku lakukan pasti akan aku kerjakan di bawah tekanan..
tekanan sudah menjadi bagian sekaligus teman dalam hidupku, terbiasa bahkan bukan kata yang tepat untuk itu,

sampai akhirnya aku menerima tekanan-tekanan tersebut, menyambutnya dengan hangat.. hanya saja ada beberapa tekanan yang masih belum bisa aku sambut,
tekanan amarah mu..
tekanan emosi mu..
aku masih belajar untuk menyambut hangat tekanan dari mu..
beri aku waktu,
beri aku tekanan yang lebih, agar aku bisa menerima nya..

maafkan aku..
hanya itu mau ku.
terima aku..
hanya itu mau ku..