Jumat, 15 September 2017

Itu

sakit ketika hanya satu sisi yang berkuasa untuk bisa melepaskan rasa sakit,
sakit ketika hanya aku yang terlihat lemah padahal hati selalu belajar menahan..
iba ketika semua pertahanan runtuh hanya karena tekanan,
kecewa ketika ia hanya tau bahwa aku salah dan tak tau betapa terlukanya aku..

aku tak kuasa mengatakan bahwa bukan hanya dia yang sakit, aku pun juga..
sakit sekali..
mungkin hanya Tuhan yang tahu seberapa besar rasa sakit itu,
sedari aku kecil, aku sudah berada di bawah tekanan, apapun yang aku lakukan pasti akan aku kerjakan di bawah tekanan..
tekanan sudah menjadi bagian sekaligus teman dalam hidupku, terbiasa bahkan bukan kata yang tepat untuk itu,

sampai akhirnya aku menerima tekanan-tekanan tersebut, menyambutnya dengan hangat.. hanya saja ada beberapa tekanan yang masih belum bisa aku sambut,
tekanan amarah mu..
tekanan emosi mu..
aku masih belajar untuk menyambut hangat tekanan dari mu..
beri aku waktu,
beri aku tekanan yang lebih, agar aku bisa menerima nya..

maafkan aku..
hanya itu mau ku.
terima aku..
hanya itu mau ku..

Sabtu, 29 Juli 2017

Khayal & Nyata

mimpi, bermimpilah setinggi-tingginya, setinggi yang kamu bisa.. agar saat jatuh, jatuh nya dirimu berada di atas tumpukan bintang-bintang.. begitu kata seseorang yang pernah mengajarkan ku agar jangan pernah putus asa dan terus mempunyai mimpi.

kalau aku bisa, aku akan berkhayal, mengkhayal yang diluar jangkauan nalar manusia.. agar aku sendiri tak perlu merasa takut dengan peraturan yang dibuat oleh manusia, peraturan yang mengikat bakat yang ada dalam diriku..

aku pernah berfikir, bagaimana jadinya kalau film, drama tv atau pun novel berubah menjadi kenyataan? kisah-kisah di dalamnya tak lebih tak kurang hanya berawal dari sebuah khayalan belaka.. tak banyak yang berdasarkan kisah nyata, kalau pun ada kisah nyata aku rasa tak mungkin asli seperti yang terjadi, ditambah sedikit bumbu disana-sini.. lalu aku tersadar, ternyata.. berkhayal ada gunanya..

sulit rasanya, ntah bagaimana bisa.. mungkin aku memang memiliki bakat mengkhayal tingkat dewa..
mudah merangkai cerita dalam asa yang tercipta.. sayangnya ketika aku tersadar, semua hanyalah dusta dan tak nyata..

lalu apa guna khayal dalam nyata?
ah, mungkin ini semacam hubungan mutualisme.. saling menguntungkan,
dimana khayal bisa menghilangkan rasa sakit nyata, dan nyata bisa menyadarkan khayal, agar tak usah terlalu dalam terpengaruh dengan dunia kita sendiri..

dorongan, motivasi.. mungkin itulah alasan khayalan dan kenyataan ada..

Rabu, 14 Juni 2017

Masa-Masa Itu

ada hal yang tak bisa kembali, yang hanya datang-membuat kenangan-lalu hilang..
sesuatu atau seseorang yang jika kembali tak lagi mungkin sama, karena luka yang begitu menganga,
membuat hati dan jiwa tak lagi cukup untuk berbahagia..
sebut saja bisa, apakah rasanya akan persis sama? seperti kopi yang diseduh berulang-ulang yang tinggal hanya ampas yang sayang jika dibuang, seperti itu kita memperlakukan masa lalu, kita tak betul-betul melupakannya.. hanya menyamarkan dia pernah ada, sekedar menutup ego dari air mata luka..

lalu datang masa dimana tak terelakkan, ia pasti datang dengan segudang kejutan diiringi debaran-detakan tak beraturan.. ia datang tanpa malu, membuat kita sedikit terlena akan kesenangan yang ia bawa, menutup masa dimana kita pernah terluka.. lupa, benar-benar terlupakan dengan masa ini, hingga akhirnya ia menjadi bagian dari masa-masa pahit itu..
kita terhempas. terjatuh. terpuruk. kembali merasa kitalah yang paling nelangsa..
hebat sekali dia ini, membuat rasa menjadi tak berasa..

ah masa-masa itu.. hanya akan membuat kalian terluka, jangan lah berharap akan ada obatnya jika kalian memang tak ingin terluka, jika kalian memikirkan obatnya, berarti kalian siap untuk dilukai..

jagalah masa tetap seimbang hingga menjadi sebuah pelajaran..